Jumat, 21 Oktober 2016

Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa

Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

"Tuanku Laras, dengarkan saya. Ada yang hendak saya katakan. Ada satu hal yang sangat saya takutkan ..." Tuanku Laras angkat kepalanya dari dada Chia Swie Kim. Tapi dua tangan kini turun memegang paha Si gadis. "Puti Mata Dewa, kekaSihku ... Katakan, hal apa yang kau takutkan?" "Tuanku Laras, ketahuilah, saya sudah tidak gadis lagi. Saya tidak perawan lagi..." Sepasang mata Tuanku Laras membeliak. Bulu hitam putih yang menutupi wajah berdiri meranggas. "Puti Mata Dewa, apa maksudmu? Bicara yang jelas." "Tuanku Laras, ketika berada di goa kediaman Datuk Marajo Sati, Datuk itu telah merampas kehormatan saya. Dia meniduri saya sampai berulang kali..." Habis berkata begitu Chia Swie Kim lalu menangis sesenggukan. Apa yang diucapkan Si gadis seperti gelegar petir terdengarnya di telinga Tuanku Laras. "Srett!" Tiba-tiba Tuanku Laras cabut pedang Al Kausar.



BUKIT Batu Patah di Gudam, ranah Minangkabau, malam bulan sabit hari ke tiga. Kawasan yang selama ini diselimuti kesunyian dan dipalut kegelapan di malam hari, kini keadaannya sangat berbeda. Dua buah obor tiba-tiba melayang di udara. Entah Siapa yang melemparkan. Hebatnya, dua o
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 15 Oktober 2016

Menyesal Tanpamu

Menyesal Tanpamu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hey, cowok itu kembali meluluhkan hatiku. Entah keberapa kalinya hatiku klepek-klepek dibuatnya. Dia selalu mencoba untuk meruntuhkan dan mencuri hatiku. Aku mengenalnya, dia teman satu kelasku, Fandy namanya. Saat aku berhasil mengambil hatiku yang dicurinya, kini dia lagi-lagi mencuri hatiku. *upss sedikit lebay aku dibuatnya. Hatiku ini benar-benar munafik, terkadang aku begitu senang ketika dia berusaha mencuri hatiku, tetapi… terkadang aku jengkel dengannya. Apa sebenarnya ini? Cinta? Entahlah, aku benar-benar tidak paham.

2 hari yang lalu aku mengirimkan makian kepadanya lewat pesan singkat. 30 menit sebelum aku melakukan hal bodoh itu, aku menemukan namaku di beranda facebook. Dan tak lain itu adalah Fandy. Tak luput juga aku menemukan 27 notif atas fotoku yang di like olehnya. Benar-benar gila, aku tak mengerti apa yang ada di dalam pikirannya. Merasa risih, aku mencoba mengirimkannya sebuah pesan singkat.
“Heh! Kenapa sih lo? Ganggu aja ya! Apa maksud lo
... baca selengkapnya di Menyesal Tanpamu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu